Tak Lagi Pandemi, Secara De Facto Indonesia Sudah Memasuki Fase Endemi

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy, menyatakan bahwa Indonesia sudah mulai melakukan transisi dari pandemi menuju fase endemi. Menurutnya, itu didasari oleh beberapa indikator dan dari data-data yang ada.

“Intinya pokoknya dilihat dari angka kasus aktif, positivity rate, tingkat okupansi rumah sakit, kemudian angka kematian sekarang sudah ada tanda-tanda bukan tertinggi dari penyakit yang ada,” kata Menko Muhadjir di Kantor Wapres, pada (11/5/2022).

Baca juga: Angka Stunting di Kabupaten Toba Capai Angka 24 Persen

Ia juga menyatakan, berdasarkan survei internal yang telah dilakukan Kemenko PMK di 18 Rumah sakit DKI Jakarta pada Februari 2022, saat ini angka kematian akibat COVID-19 di Indonesia telah turun di peringkat ke-14.

Yang paling tinggi kematian kata Menko Muhadjir, kanker, pneumonia, peneumonia non spesifik, dan COVID-19 saat ini tang meninggal di ranking 14. Meskipun kasus COVID-19 semakin membaik, ia meminta masyarakat tetap waspada dan berhati-hati.

“Mengingat kasus meninggal dan yang terjangkit juga masih ada. Tetapi dilihat dari beberapa indikator itu kita sebetulnya de facto (secara fakta) sudah menuju ke endemi,” kata Menko Muhadjir.

Baca juga: Dugaan Hepatitis Akut Masuk Sumut, Selalu Jaga Kebersihan Diri!

Lanjutnya, transisi pandemi ke endemi ini dipertaruhkan setelah libur lebaran Idulfitri. Apabila pasca Idulfitri tidak ada tambahan kasus yang signifikan, maka menurutnya, COVID-19 di Indonesia akan segera menjadi endemi.

“Taruhannya setelah libur tahunan ini. Kalau nanti setelah Idulfitri, dua minggu atau tiga minggu nanti tidak ada kenaikan kasus, maka kita optimis segera transisi ke endemi,” kata Menko Muhadjir. (RMN)

Leave a Comment.