Del FM
Del FM Update

From Toba to The World: Maestro Wastra Torang Sitorus Hadirkan Ulos “Bagas Ni Torang” di The Kaldera Festival

Toba, 26 Agustus 2026 — Kekayaan wastra Toba terus menemukan ruang untuk diperkenalkan kepada publik yang lebih luas. Melalui kolaborasi From Toba to The World dalam rangkaian The Kaldera Festival 2026, Maestro Wastra Torang Sitorus menghadirkan karya ulos “Bagas Ni Torang”, sebuah karya yang menjadi bagian dari upayanya menerjemahkan kekayaan budaya Batak melalui karya wastra yang relevan dengan perkembangan zaman.

Kolaborasi ini menjadi bagian dari semangat The Kaldera Festival sebagai ruang perjumpaan antara seni, budaya, kreativitas, industri, masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan. Melalui perjumpaan tersebut, kekayaan budaya dari Danau Toba tidak hanya dirayakan di tanah asalnya, tetapi juga didorong untuk mendapatkan apresiasi dan pengenalan yang lebih luas hingga ke tingkat nasional dan internasional.

Bagas Ni Torang merupakan karya ulos hasil ciptaan Torang Sitorus yang membawa identitas, nilai, dan karakter wastra Toba dalam bentuk yang dikembangkan melalui perspektif kreatif sang maestro. Karya ini menjadi salah satu contoh bagaimana tradisi dapat terus hidup melalui proses penciptaan, tanpa kehilangan akar budaya yang menjadi sumber inspirasinya.

Bagi Torang, ulos bukan sekadar kain. Di dalamnya terdapat nilai, simbol, cerita, dan identitas yang tumbuh bersama kehidupan masyarakat Batak. Karena itu, menghadirkan ulos dalam ruang kreatif menjadi salah satu cara untuk memperkenalkan kekayaan tersebut kepada generasi yang lebih luas sekaligus membuka kemungkinan baru bagi wastra Toba untuk terus berkembang.

Kutipan Torang Sitorus mengenai karya Ulos Bagas Ni Torang, makna karya, serta alasan membawa karya ke FTTW”.

Melalui From Toba to The World, karya Bagas Ni Torang tidak hanya ditempatkan sebagai sebuah karya Fashion, tetapi juga sebagai bagian dari cerita besar mengenai bagaimana budaya Toba dapat hadir dalam berbagai bentuk kreativitas dan menjangkau audiens yang lebih luas.

Kehadiran karya ini sekaligus membuka ruang apresiasi yang lebih besar bagi wastra tradisional dan para pelaku kreatif yang terus menjaga sekaligus mengembangkan warisan budaya. Bagi masyarakat, khususnya generasi muda, ruang seperti ini dapat memperlihatkan bahwa budaya dan tradisi memiliki peluang untuk terus tumbuh, beradaptasi, dan hadir dalam konteks kehidupan masa kini.

Bagi Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT), kolaborasi ini merupakan bagian dari upaya memperluas jejaring kreatif dan memperkuat narasi Danau Toba melalui berbagai medium. Pertemuan antara wastra, seni, pariwisata, dan industri kreatif diharapkan dapat membuka lebih banyak peluang kolaborasi serta memberikan ruang yang lebih luas bagi karya dan talenta dari kawasan Danau Toba untuk dikenal.

Melalui From Toba to The World, The Kaldera Festival membawa pesan bahwa karya dan kekayaan budaya yang lahir dari Toba memiliki cerita untuk dibagikan lebih jauh. Ulos “Bagas Ni Torang” menjadi salah satu wujud bagaimana identitas Toba dapat diterjemahkan melalui karya, dirayakan di tanah asalnya, dan diperkenalkan kepada dunia.

 

Tinggalkan Komentar

Hubungi Del FM Online

Silakan pilih saluran chat yang Anda inginkan:

Chat via WhatsApp
Respon cepat via WA: 0811-6219-924
📣 LAPOR DEL FM
Portal Resmi

Sarana pengaduan, aspirasi, dan kritik masyarakat. Setiap laporan akan kami terima, verifikasi, dan tindak lanjuti secara transparan & responsif.